Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

cara melebatkan Kengkeng dan Budidaya

Kamis, 10 September 2020 | September 10, 2020 WIB Last Updated 2020-09-10T11:25:39Z

cara melebatkan Kengkeng dan Budidaya

ASK
BUDIDAYA LENGKENG

Penanaman
Penanaman lengkeng dilakukan menjelang ekspresi dominan hujan. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 60x60x60 atau 100x100x60 cm, tergantung besar kecilnya bibit yang akan ditanam. Jarak tanam minimal 6 x 6 m.
cara melebatkan Kengkeng dan Budidaya

Pemupukan
Pupuk buatan yang diberikan pada lengkeng sebanyak l00-300 g urea, 300-800 g TSP (400- 1000 kg SP-36), dan l00-300 g KCl untuk setiap tanaman. Pupuk diberikan tiga kali dalam selang tiga bulan. Setelah panen buah, perlindungan pupuk cukup sekali sebanyak 300 g urea, 800 g TSP, dan 300 g KCl per pohon.

Penyiraman
Saat gres ditanam, tanaman lengkeng memerlukan penyiraman yang teratur 2 kali sehari. Selanjutnya penyiraman dilakukan dengan melihat kondisi tanaman dan lingkungan pertanaman.

Pemangkasan
Pemeliharaan tanaman lengkeng  yang paling penting yaitu pemangkasan cabang yang tidak produktif dan ranting-ranting yang menutup kanopi. Dengan demikian, sinar matahari dapat masuk merata ke seluruh adegan cabang. Tumbuhan parasit (benalu) harus cepat dibuang. Tanaman lengkeng termasuk mudah tumbuh, tetapi sukar berbunga.
Pemangkasan tanaman yang belum berbuah harus dilakukan pada awal ekspresi dominan hujan. Bagian yang dipangkas yaitu cabang-cabang yang tumbuh liar, rusak atau sakit, tumbuh bersinggungan dengan cabang lain, tumbuh membalik ke arah dalam, dan tumbuh ke arah bawah.
cara melebatkan Kengkeng dan Budidaya

Masa Panen
Musim panen lengkeng di bulan Januari-Februari dengan produksi 300–600 kg per pohon. Lengkeng termasuk buah non-klimakterik sehingga harus dipanen matang di pohon alasannya yaitu tidak dapat diperam. Pemanenan dilakukan dengan alat yang dapat memotong tangkai rangkaian buah. Alat panen berupa gunting bertangkai panjang yang tangkainya dapat diatur dari bawah. Tanda-tanda buah matang yaitu warna kulit buah menjadi kecokelatan gelap, licin, dan mengeluarkan aroma.

Hama dan Penyakit
TRUSUK. Serangga ini ukurannya sebesar semut hitam, warnanya coklat dan bersayap. Hama ini menyerang adegan batang, terutama batang pokoknya, yakni dengan cara membuat lubang dan masuk ke dalamnya. Apabila jumlahnya sangat banyak, pohon lengkeng yang diserang tentu terdapat lubang yang banyak pula. Lengkeng yang terserang hama trusuk menawarkan perubahan pada warna daunnya, yakni semula berwarna hijau menjadi kunig dan jadinya rontok. Dengan rontoknya daun-daun tersebut, cabang-cabang menjadi kering dan menyebabkan kematian. Pengendalian hama trusuk dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida pada batang yang telah terserang oleh hama tersebut. Semprotkan dengan PESTONA dan AERO dengan dosis ( 5 + 1/3) tutup /tangki semprot. Lakukan penyemprotan di sore hari.


PENGGEREK BATANG. L arva Z. Coffeae mengebor kulit sampai ke adegan kambium kemudian menggerek adegan kambium dan kayunya. Pohon yang terserang hama ini ditandai dengan terdapatnya kotoran dan cairan yang berwarna kemerah – merahan dari bekas gerekan yang disertai larva sehingga menyebabkan distribusi hara dan air terganggu. Semprotkan dengan PESTONA dan AERO dengan dosis ( 5 + 1/3) tutup /tangki semprot. Lakukan penyemprotan di sore hari.
 
KELELAWAR juga termasuk hama yang sangat merugikan petani, makan buah-buah masak dan merontokkan buah-buah muda. Untuk mengatasi gangguan kelelawar, buah lengkeng harus dibungkus dengan anyaman bambu atau tepes kelapa.
   
Penyakit. Salah satu penyakit yang sering mengganggu tanaman lengkeng yaitu Jamur. Penyakit ini pada umumnya menyerang batang pohon lengkeng, terutama batang pokoknya. Pemberantasannya dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida pada batang yang terserang.

Cara semoga lengkeng berbuah lebat
Budidaya lengkeng diatas merupakan dasar-dasar nya saja dikala anda menanam lengkeng. sedangkan untuk menjadikan lengkeng yang anda tanam berbuah lebat dan manis adalah sebagai berikut :
Taburkan 1 kg potasium klorat (KClO3) di sekeliling batang untuk pohon berdiameter tajuk 6—7 meter. Setelah itu siram dengan air semoga meresap dan terserap oleh akar, dan aplikasikan pada pagi hari. Hentikan pemupukan 2 ahad sebelum perlindungan perangsang semoga tanaman tidak stres. Ketika muncul bakal buah, berikan pupuk NPK seimbang 225 g per pohon setiap bulan.

#ASK
×
Berita Terbaru Update