Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

KISAH LUCU ABU NAWAS, 1001 MALAM

Rabu, 02 September 2020 | September 02, 2020 WIB Last Updated 2020-09-03T02:31:59Z
KISAH LUCU ABU NAWAS, 1001 MALAM

ASK
"Tak usah banyak alasan, kamu harus dihukum," ujar raja geram. "Saya melakukan ini (buang hajat di hulu) agar bisa menghargai engkau baginda," jawab Abu Nawas. Mendengar alasan Abu Nawas, Harun Al-Rasyid dibuat tertegun. "Kenapa perbuatan kamu buang hajat seperti itu dibilang menghormati aku," tanya raja. "Begini, selama ini jika raja tengah mengadakan perjalanan dengan rakyat atau bersama prajurit, tidak ada di antara mereka yang berani mendahului jalan raja. Begitu juga dengan saya, ketika saya ikut rombongan raja, posisi ketika berjalan tidak berani mendahului Raja. Itu saya lakukan karena saya menjaga tata krama dan sopan santun kepada Raja," kata Abu Nawas. "Ya bagus, tapi apa hubungannya dengan perbuatanmu sekarang ini?" tanya raja. "Begini raja, saya menghormati engkau tidak setengah-setengah. Ketika saya buang hajat, saya memilih di hulu sungai agar kotoran saya tidak sopan kepada kotoran raja karena sudah berani berjalan mendahului kotoran raja. Ini semua saya lakukan demi tata krama saya kepada kotoran raja," jelas Abu Nawas. Mendengar penjelasan Abu Nawas, raja tersenyum dan tidak jadi marah atau menghukum Abu Nawas, tetapi Abu Nawas malah diberi hadiah karena alasannya masuk akal.
×
Berita Terbaru Update