Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PENYEBAP SERTA PERAWATAN YANG BAIK DAN BENAR BURUNG MURAI NGELOWO/NGEBATMAN

Rabu, 02 September 2020 | September 02, 2020 WIB Last Updated 2020-09-03T05:11:24Z

PENYEBAP SERTA PERAWATAN YANG BAIK DAN BENAR BURUNG MURAI NGELOWO/NGEBATMAN

PENYEBAP SERTA PERAWATAN YANG BAIK DAN BENAR BURUNG MURAI NGELOWO/NGEBATMAN

PENYEBAP SERTA PERAWATAN YANG BAIK DAN BENAR BURUNG MURAI NGELOWO/NGEBATMAN
ASK Penyebab Dan perawatan yang baik dan benar Burung Murai Ngelowo Atau Ngebatman.

Sebelumnya kalian pahami betul-betul terlebih dahulu awal mula sehingga timbul masalah yang demikian pada burung murai kalian,karna penyebab dan pola perawatannya tidak meski sama.efek yang timbul akan menambah masalah yang lebih parah jika prediksi yang kalian ambil tidak sesuai,jadi awal mula timbulnya masalah sangat penting kalian pahami sebelum kalian beranjak ke rahap penyembuhan.

1.Over Birahi.
Penyebab pertama kemungkinan besar ialah burung sedang ob (over birahi).masalah seperti ini kerap menimpa semua jenis burung apapun dan penyebabnya berasal dari sang majikan melalui pola perawatan yang kurang tepat dan tanpa disengaja serta tanpa disadari sebelumnya.

Cara Merawat yang baik dan benar:
Cara mengatasi masalah yang timbul akan hal ini sebenarnya sangat berfariasi,jadi kalian pahami dengan betul terlebih dahulu sebab dan akibatnya.
1.). Pangkas pemberian pakan berupa EF menjadi setengah bagian.misalnya pemberian EF pagi 4 dan sore 4 maka kalian pangkas menjadi pagi 2 sore 2.
2). Durasi penjemuran di kurangi,misalkan dalam kesehariannya kalian jemur selama 2-3 jam maka kalian kurangi menjadi 1-1,5 jam saja.
3). Durasi pemandian di tambah,yang semula bisanya dipagi hari saja (satu kali dalam sehari) maka kalian tambah menjadi pagi dan sore hari (dua kali dalam sehari).sebagai proses tambahan lakukan mandi malam cukup 2 kali dalam seminggu tepatnya dimulai dari jam 7 malam (jangan melebihi dari jam 9 malam).

2.Sedang Menginjak Mau Ngurak/Moulting.
Pada masa ini kondisi tubuh dan mental burung berkurang tidak seperti sebelumnya,terlebih jika dalam keadaan ngurak.burung yang mau ngurak biasanya nyulam terlebih dahulu,dimana bulu halus banyak berjatuhan atau rontok.kondisi seperti ini bisa kita artikan bahwa burung sedang sakit dan harus kita perhatikan dengan benar mengenai pola perawatannya.

Cara merawat yang baik dan benar: 
Perawatan burung dalam kondisi ini sangat berbeda dengan perawatan burung dalam kondisi sehat sebelumnya.kalian harus konsisten serta di imbangi dengan kesabaran agar hasilnya bisa memuaskan.
1). Pemandian dan penjemuran kalian hentikan terlebih dahulu,dalam kesehariannya burung kalian gantang di dalam ruangan dalam keadaan sangkar di kerodong.
2). Kebersihan sangkar kalian kontrol tiap hari agar bulu yang berjatuhan tidak mengganggu kenyamanan di dalam sangkar.
3). Pemberian pakan berupa EF porsinya kalian tetapkan dan jangan diubah.khusus pakan EF tambahan berupa kroto bisa kalian dongkrak,misalnya dalam seminggu kalian konsumsikan sebanyak dua kali maka kalian tingkatkan menjadi 3 kali dalam seminggu.
4). Pemasteran sangat baik kalian terapkan pada masa ini,karna pada masa ini burung cenderung banyak diam dan beristirahat.sehingga suara di sekitar mudah ia rekam dan dibawa kelak kondisi kembali normal seperti sedia kala.

3.Kalah Mental Selesai Ikut Kontes/Perlombaan.
Burung muda yang memiliki performa kurang baik sangat berdampak buruk jika kalah mental dengan burung mapan lainnya,misalnya burung masih belum tuntas ngurak sudah di ikut sertakan dalam arena perlombaan,burung muda terlalu sering di trek dan lain sebagainya.

Cara Merawat Yang Baik Dan Benar
1). Jika burung positif memiliki masalah akibat kalah mental dengan burung lainnya maka perlu di asingkan terlebih dahulu sampai burung benar-benar sembuh dan kembali seperti semula.
2). Pemandian dan penjemuran tetap kalian terapkan sama persis seperti biasanya.
3). Dalam kesehariannya burung diperbanyak istirahat (jangan selalu dipaksa untuk berkicau).
4). Pemberian pakan berupa EF tetap kalian stabilkan dan jangan kalian ubah setelan hariannya.
5). Selama masih tahap penyembuhan,burung jangan di trek dengan burung sejenis.

4.Umur Burung Belum Mapan Atau Masih Muda.
Burung murai yang masih muda biasanya sering menunjukkan sifat ngelowo/ngebatman,namun tidak semua burung murai seperti itu.karakter dan pola perawatan yang kurang tepat juga mempengaruhi pada kondisi performanya.jika kalian memiliki burung muda dan kerap menunjukkan sifat ngelowo/ngebatman,coba kalian terapkan pola perawatan sebagai beeikut

Cara Merawat Yang Baik Dan Benar: 
Merawat burung murai yang masih muda sebenarnya sama persis seperti merawat burung murai berumur mapan lainnya.namun jika burung muda menunjukkan sifat yang kurang baik maka perlu perawatan khusus agar performa kedepannya semakin baik.
1). Burung muda jangan selalu dipertemukan dengan burung yang sudah mapan dan gacor.
2). Jangan selalu digoda dengan cara di ceteki atau disiuli agar mau berkicau.
3). Jangan dibawa ke arena perlombaan terlebih dahulu sebelum umur dan karakter burung belum baik meskipun burung sudah gacor.
4). Untuk masalah pakan terutama pakan berupa EF setelannya jangan selalu di ubah-ubah.
5). Pemasteran wajib kalian terapkan setiap hari ketika burung sedang beristirahat,hal ini bertujuan agar kelak ketika sudah berumur mapan burung memiliki banyak materi lagu isian,sehingga mampu bersaing dengan burung murai lainnya.
6). Jangan terlalu sering di trek atau di adu dengan burung sejenis.

5.Burung Terlalu jinak
Burung murai yang paling baik dan banyak digemari adalah burung murai yang semi jinak.jika burung murai terlalu jinak biasanya kurang gacor serta mental yang mudah drop atau menurun.burung yang terlalu jinak juga mudah mengalami masalah ngelowo/ngebatman ketika melihat sang majikan dan melihat burung sejenis terlebih berbeda kelamin.hal ini terlihat jika burung murai jinak di ikut sertakan atau di trek dengan burung murai lainnya.

Cara Merawat Yang Baik Dan Benar: 
Burung yang terlalu jinak bukan karna hasil dari penangkaran,melainkan juga pengaruh dari pola perawatan sejak di asuh oleh sang majikan.dalam hal ini perlu kalian pahami dengan cermat ketika nerawat burung murai anakan agar kelak ketika sudah dewasa tidak terlalu jinak yang menyebabkan manja kepada sang perawat.
1). Jangan sekali-kali memberikan pakan berupa EF langsung dari tangan kalian.cara yang benar taruh saja pakan EF tersebut pada cepuk yang sudah tersedia di dalam sangkar.
2). Hindari menggoda dengan cara di ceteki atau di siuli agar burung mau berkicau agar tidak menunjukkan sifat manja.
3). Dalan kesehariannya burung gantang pada tempat yang sepi dari lalu lalang manusia.
4). Pemakain kerodong pada sangkar wajib diterapkan selama burung beristirahat.
5). Usahakan burung murai jangan selalu melihat si perawat dalam kesehariannya.
6). Sekali-kali boleh minta bantuan keluarga atau kerabat untuk merawat.
7). Jika memungkinkan mandikan burung memakai sangkar keramba.
8). Ukuran sangkar harap di perhatikan,taruh burung murai pada sangkar yang berukuran besar dan ideal untuk ukuran tubuh burung murai.

6.Karakter Turunan Dari Indukan
Karakter dasar indukan memang besar kaitannya dengan hasil karakter pada anakan,akan tetapi bisa diubah melalui campur tangan manusia.

Cara Merawat Yang Baik Dan Benar: 
Dalam proses ini kita perlu kedisiplinan dan kesabaran yang kuat,pasalnya proses dari masalah ini memerlukan waktu yang tidak singkat.
1). Jangan di pertemukan dengan indukan selama-lamanya.
2). Hindari penempatan yang bisa menjangkau suara dan penglihatan dari indukan.
3). Jika umur sudah mapan,rutinitas trek sesama burung sejenis sangat diperlukan.
4). Ganti merk pakan berupa voer agar tidak sama persis ketika masih di asuh indukan.
5). Stel pemberian pakan,pemandian dan penjemuran sebaik mungkin sampai burung benar-benar menunjukkan hasil maksimal.
6). Ketika burung beristirahat master dengan suara burung yang memiliki karakter terbaik secara teratur.


×
Berita Terbaru Update