Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW

 Ask - Ask.co.id

Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Kisah Nabi Muhammad SAW : Umat Islam sudah sering memperingati Maulid Nabi sebagai peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Kelahiran Nabi memancarkan sinar. Para penyair pun menggambarkan indahnya suasana saat kelahiran Muhammad. Semesta bersinar menyambut kelahiran Muhammad sang mulia. Kegembiraan menyelimuti seantero jagat raya. Burung-burung berkicau ria menyambut Baginda. Tiada yang menandingi cahaya terangnya," kata penyair yang menggambarkan suasana lahirnya Nabi Muhammad SAW.


Pada momen ketika Nabi Muhammad lahir, jazirah Arab diimpit oleh dua kekaisaran: Romawi dan Persia. Keduanya memperebutkan wilayah Hijaz di Timur Tengah yang waktu itu belum terkuasai. Romawi yang saat itu dalam kekuasaan Kekaisaran Byzantium menjadi pusat agama Kristen Timur atau Kristen Ortodoks, sementara Persia di bawah Kekaisaran Sasaniyah memiliki rakyat dengan mayoritas penganut Zoroaster. Di tengah konteks geopolitik semacam itu, Nabi Muhammad lahir di Makkah pada 571 M atau sekitar 1449 tahun lalu.


Nabi Muhammad lahir di Makkah hari Senin, 12 Rabi’ul Awal pada tahun 571 kalender Romawi (1450 tahun yang lalu). Rasul lahir dari ibu bernama Aminah dan ayahnya bernama Abdullah, Ayah Nabi Saw wafat pada saat beliau masih bayi berusia 7 bulan. yang menandai momen penting ketika raja vasal Ethiopia di Yaman, Abrahah bermaksud meratakan bangunan Ka'bah. Pasukan ini bertolak menuju Makkah dengan membawa gajah. Tahun tersebut juga disebut sebagai Tahun Gajah yakni tahun ketika pasukan gajah di bawah pimpinan Abrahah Habasyah tengah menyerang Ka’bah. Allah SWT pun menghentikan aksi mereka dengan segala kebesaranNya. Burung ababil pun datang menjatuhkan batu-batu untuk menghancurkan pasukan tersebut.


Kisah kelahiran Nabi Muhammad ini ada di dalam Surah Al Fil yang memiliki arti Tahun Gajah. 

Di waktu lahirnya Nabi Muhammad tumbuh tumbuhan hidup semua.

pada malam kelahiran Nabi Muhammad, istana kisra di Persia berguncang hingga 14 ruangannya roboh. Api kaum Zoroaster yang disembah penganut Majusi pun padam. Padahal, api tersebut telah menyala selama 1000 tahun. Kelahiran Nabi Muhammad SAW ini "memadamkan api" penganut Majusi, menandai kemunculan penyampai pesan "ketuhanan" di tengah impitan imperium Romawi dan Persia. 


Esoknya, air danau Sawah di Persia surut. Beberapa sumber mata air mengering dan rakyat Kisra kebingungan. Seseorang kepercayaan di Kisra bernama Al-Mubidzan bermimpi melihat unta-unta bermuatan berat menuntun kuda-kuda bagus. Unta-unta tersebut berjalan mengarungi sungai Tigris dan sungai Eufrat, lalu menyebar ke sejumlah negerinya. Mimpi itu ditafsirkan sebagai kelahiran Nabi Muhammad SAW yang menjadi momen besar di seluruh penjuru Arab. 


Kelahiran Nabi Muhammad juga membawa berkah bagi orang-orang di sekitarnya. Halimah As-Sa'diyah, diriwayatkan terus menerima keberuntungan, sejak pertama kali ia mengambil bayi Muhammad bin Abdullah sebagai bayi susuannya. 


Ketika bayi itu disusui, air susu Halimah yang sebelumnya sedikit menjadi deras mengalir. 


Unta yang ditumpanginya dan sang suami ketika mengambil Muhammad menjadi gemuk dan kuat menempuh perjalanan dari Makkah ke Thaif. Kabilah bani Sa'ad asal Halimah As-Sa'diah juga tak henti-henti dilimpahi keberkahan selepas Muhammad berada di lingkungan mereka.

Baca Selengkapnya....


Kategori : QuoteAskPediaAskNewsPerpustakaanNasionalInternasionalFlora & FaunaTehnologiPropertiTravelSportFoodKesehatanPopulerEntertainmentAgamaVidio.

Baca Juga

Komentar

Lebih baru Lebih lama