Beliau-beliau Para Wali Mastur, Wali Majdzub, Wali Masyhud

 Ask - Ask.co.id - Index

Assalamualaikum Sahabat Bagaimana Keadaan Kalian Hari Ini, Kami Doakan Semoga Sehat Selalu.

Beliau-beliau Para Wali Mastur, Wali Majdzub, Wali Masyhud

Beliau-beliau Para Wali Mastur, Wali Majdzub, Wali Masyhud

Husnuz Zhon...Haqqul Yaqin...Percaya dirilah...bahwa :

Beliau-beliau, Para Wali Mastur, Wali Majdzub, Wali Masyhud....

Rijalul Ghoib, Arwah Muqoddasah, Wali Nuqob, Wali Nujab, Wali Ruqob, Wali Budal, Wali Awtad, Wali Quthub, Wali Fard hingga Sulthanul Awliya' fi hadza zaman...

Semuanya sedang munajat, sedang dan masih terus riyadhoh untuk menarik Masyi'ah Alloh, Kehendak Alloh, atas situasi kita saat ini..


Kita punya banyak hal, yang tidak dimiliki oleh negeri lain.

Kita ditemani oleh banyak sekali Awliya'-Nya Alloh.

Setidaknya ada 43 Thoriqoh di negeri ini yang dipimpin oleh para Guru Mursyid dengan 'menu' sulukiyyahnya masing-masing.

Tradisi dan Amaliyyah bertebaran.

Ada manaqib Sayyidah Khodijah, Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Syekh Abi Hasan as-Syadzili.

Ada pembacaan Khatam (an), Ratib, Hizib, Hirzi, Istighotsah, Tahlil hingga Surah Fadhilah, dengan berbagai jenisnya. 

Bahkan tidak sedikit ulama kita yang butuh waktu 1.5 jam hanya untuk mengirim surat Fatihah, hadhrah, untuk 'menyapa' para wali dan ulama.

Sholawat di negeri ini bertebaran macamnya, melebihi yang tercatat di dalam kitab Syaikh Yusuf an-Nabhani.

Semua kitab Riwayat Maulid Nabi yang ada di seluruh dunia, ada dan di bacakan secara rutin oleh masyarakat kita.

Apalagi Para Hafidz Qur'an, mereka bertebaran di seluruh pelosok negeri.

Begitupun mereka para pengamal amaliyah furu'iyyah, para pelaku ilmu hikmah, orang-orang yang sudah mendapat izin untuk membaca Azimat, Qasam, hingga Tawkil. Membuat Thalsam, Wifiq, Da'iroh hingga Rajah. 


Sang Baginda Nabi SAW sudah memberi kabar terkait Wabah atau Tho'un :

فناءُ أُمَّتي بالطَّعنِ والطاعونِ، فَقِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ، هَذَا الطَّعْنُ قَدْ عَرَفْنَاهُ، فَمَا الطَّاعُونُ؟

الطَّاعُونُ وَخْزُ أعدائِكم من الجنِّ ، وفي كلٍّ شهادةٌ

"Lenyapnya umatku itu sebab Tha'nu (Tusukan) dan Tho'un". Rosululloh kemudian ditanya, "kami sudah tahu tentang Tho'nu, lantas apa itu Tho'un?. Beliau menjawab, "Tho'un adalah tusukan musuhmu dari jenis Jin. (Orang yang wafat disebabkan) masing-masing dari keduanya, maka berkedudukan sebagai Mati Syahid". (HR. Ahmad).

Tho'nu (طعن) adalah tusukan musuh dari jenis manusia. Bisa panah, pedang dan lainnya.

Adapum Tho'un (طاعون) adalah tusukan musuh dari jenis jin.

Jadi kalau Corona ini adalah Tho'un, itu artinya ia berasal dari tusukan jin, dengan cara apapun dan melalui siapapun saja jin melakukan semua ini.

Karena berasal dari jin, bukankah layak untuk diperangi dengan semua riyadhoh amaliyyah dan tradisi yang sangat banyak di amalkan di negeri kita ini?

Kita perlu membenahi diri, melakukan kebaikan-kebaikan, agar para Wali 'tidak di ejek' Tuhan lantaran membela dan meminta keselamatan untuk manusia yang manusianya sendiri sedang mempertontonkan keburukan dan sedang saling menyorong kepada pertikaian dan kehancuran.



Banyak Hal Yang Akan Kita Bahas Silahkan Kunjungi Website Kami Secara Berkala Agar Anda Tidak Ketinggalan Informsi Yang Unik Dan Menarik Lainya, Share Bila Postingan Ini Bermanfaat.

Terimakasih Dan Sampai Jumpa.

Kategori : QuoteAskPediaAskNewsPerpustakaanNasionalInternasionalFlora & FaunaTehnologiPropertiTravelSportFoodKesehatanPopulerEntertainmentAgamaVidio.

Baca Juga

Komentar

Lebih baru Lebih lama